KSKP Bakauheni Amankan Enam Imigran Gelap Asal Somalia

Selasa, Maret 07, 2017
Lampung Selatan (SNC) : Sebanyak enam orang imigran gelap asal Somalia, Afrika Selatan berhasil diamankan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (7/3/2017). Keenam imigran gelap ini rencananya akan menuju Bogor melalui penyebarangan Bakauheni.


Kepala KSKP Bakauheni AKP Enrico Donald Sidauruk mengatakan, pihaknya bersama anggota telah mengamankan enam orang imigran gelap asal Somalia. Keenamnya diamankan pukul 06.00 wib saat salah seorang warga Somalia ini turun dari bus yang mereka tumpangi.

Menurut informasi, kata Enrico, para imigran gelap ini akan menuju Kota Bogor dengan melalui penyebrangan bakauheni-Merak. Dan sebelumnya, keenam imigran gelap ini terlebih dahulu masuk kewilayah Malaysia menggunakan jasa penerbangan, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kapal motor melalui rute illegal yang tidak terpantau pihak imigrasi setempat sampai Palembang. Sesampainya di Palembang menggunakan jalur darat dengan menaiki Bus antar provinsi.

 “Enam warga negara asing asal somalia di amankan saat turun dari mobil bus lorena tepatnya diamankan sekitar pukul 06.00 wib. Berbagai rute mereka lalui untuk masuk Indonesia secara illegal,” terangnya.

Sementara, Menurut Kasubsi Wasdadim Imigrasi Kelas III Kalianda, Ryo Achdar, untuk saat ini keenam warga negara asing tersebut, berangkat dari Somalia tidak secara bersama, akan tetapi mereka bertemu dan berkumpul di Malaysia dengan tujuan mencari suaka atau perlindungan.

“Rencananya Mereka akan menuju ke Bogor, Jawa Barat untuk mencari suaka atau perlindungan, setelah naik bus dari Palembang, Sumatera Selatan."ucap ryo.

Pihaknya menambahkan, Kini  mereka akan ditempatkan diruang deteni kantor  Imgrasi setempat sampai ada keputusan dari Dirjen Imigrasi yang akan menampung mereka.
kemungkinan keenam imigran gelap ini tidak dilakukan deportasi kenegaranya, karena adanya perjanjian internasional yang memperbolehkan warga negara asing yang mencari suaka atau perlindungan.

"Tidak akan dipulangkan ke negara mereka, karena adanya perjanjian internasional yang memperbolehkan warga negara asing yang mencari suaka," ujarnya. (ade-zir)


Bagikan Berita Melalui

Baca Juga