Pengangkatan CPNS Bidan PTT, Wabup Lamteng Warning Jangan Ada Pungli

Minggu, Maret 12, 2017

Lampung Tengah (SNC) : Pemkab Lampung Tengah melarang keras (Mewarning) para bidan PTT memberikan imbalan uang kepada peagawai di SKPD terkait dalam proses pengurusan  pengangkatan CPNS. Kepada para pegawai di SKPD juga, Pemkab meminta supaya memudahkan proses pengrusan dan tidak mencari alasan untuk membuka peluang pungli.

Hal ini disampaikan Wabup Lamteng Loekman Djoyosoemarto,  Menurut Wabup, pengangkatan para bidan PTT merupakan keputusan dari pemerintah pusat. Artinya para bidan yang memang namanya terdaftar tak perlu khawatir.

Wabup juga melarang keras para bidan memberikan imbalan kepada petugas yang mengurus pemberkasan di satker terkait. Sebab hal itu sama dengan memberi peluang oknum-oknum untuk melakukan pungutan liar (pungli).

"Para pegawai di situ memang tugasnya seperti itu. Para bidan jangan memberi kesempatan untuk terjadinya pungli. Kami sedang menggalakkan pelayanan yang bersih, mudah dan cepat, jadi jangan rusak pegawai dengan memberi imbalan," kata Wabup, Sabtu (11/3/2017).

Kepada para pegawai di satker-satker, Wabup juga memberikan peringatan keras.
Menurut Wabup, para pegawai yang mengambil pungutan sekecil apapun akan ditindak tegas. Wabup juga mengingatkan para pegawai agar tidak memain-mainkan berkas pengangkatan para bidan sebagai upaya mempersulit sekaligus modus pungli.

"Saya tidak main-main. Kalau sampai ada yang berani memungut sekecil apapun. Akan saya tindak tegas. Apalagi kalau ada yang memainkan berkas para bidan untuk modus cari setoran," kata Wabup Loekman.

Diketahui ratusan bidan yang berstatus pegawai tidak tetap (PTT) di Lamteng diangkat menjadi CPNS. mereka berbondong-bondong mengurus pemberkasan di Dinas Kesehatan Lamteng. (KTR-SNC)




Bagikan Berita Melalui

Baca Juga