TKW Pesawaran Meninggal di Singapur Penyebabnya Masih Misteri

Rabu, Maret 08, 2017
Pesawaran (SNC): Kematian Sriwanti (37) TKW Singapura asal Pekondoh Gedung Kabupaten Pesawaran, masih menimbulkan tanda tanya dari pihak keluarga dan DPRD kabupaten setempat.

Ini disebabkan jenazah Sriwanti tidak disertai kronologis kematin yang lengkap. semula dikabarkan Sriwanti meninggal dunia karena sakit, namun sakit apa yang diderita oleh Sriwanti ? hingga kini masih menjadi mesteri.

Saat ini DPRD Kabupaten Pesawaran mendorong pemerintah Pesawaran untuk mengurai penyebab kematian yang sesungguhnya.

DPRD juga mendorong pemerintah daerah untuk dapat mengurus barang berharga milik Sriwanti, sebab ternyata hingga kini belum juga diberikan pada pihak keluarga.

"Jenazahnya diotopsi, tapi hasil otopsinya tidak ada. kita hanya ingin tahu apa hasil otopsinya, sakit apa yang dideritanya, karena ini tidak disertakan. selain itu barang barang nya belum dipulangkan," kata Sekretaris komksi IV DPRD Pesawaran pada Sakanews.com

Ia bersama komisi IV mendorong pemerintah Pesawaran mengurus segala yang belum jelas itu. pihaknya meminta Dinas Tenaga Kerja turun tangan untuk menelusuri segela sesuatunya sesuai SOP.

"Selain itu asuransi yang bersangkutan ini harus di urus, dan yang terpenting kronologis yang menyangkut sebab meninggalnya TKW kita," Ujarnya.

Sebelumnya BNP2TKI menerima kabar dari pemerintah Singapura menyebutkan TKW asal Kabupaten Pesawaran atas nama Sriwanti meninggal dunia di negara singapura lantaran sakit.

BNP2TKI pun mengabarkan kepada Pemerintah Pesawaran yang menyebutkan Jenazah Sriwanti dikatakan telah diurus dengan selayaknya dan siap dimakamkan sebab segala keperluannya telah diurus termasuk dimandikan dan disholatkan.

"Tapi setelah dibawa ke lokasi pemakaman ternyata dia (Sriwanti) belum diapa apakan, betul dibungkus dengan kain kafan, tapi didalamnya masih mengenakan baju lengkap berikut masih dandanan (makeup), ya ahirnya dibawa pulang lagi untuk dimandikan, dan disholatkan, sebelum ahirnya dimakamkan," tutup dia.(KTR-SNC)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga