Air Sumur Terkontaminasi Zat Kapur, Hanura Butuh Air Bersih

Selasa, Agustus 15, 2017
Pesawaran (SNC): Warga masyarakat Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, meminta bantuan pemerintah agar dapat mengatasi sumur- sumur warga, yang saat ini terkontaminasi oleh zat kapur berkadar tinggi.

Diketahui, zat kapur memang cukup bermanfaat untuk jaringan tubuh manusia, namun jika ini dikonsumsi secara terus menerus berlebihan (overdosis), justru akan mengancam kesehatan bahkan keselamatan manusia .

Dikutif dari halosehat.com, diantara yang dapat mengancam kesehatan tersebut, seperti berakibat Otot kaku dan kejang, Kesemutan pada kaki, kesulitan buang air besar, Kanker prostat, hingga menyebabkan pertumbuhan batu ginjal.

"Saya gak berani lagi masak air sumur, karena setiap air nya direbus, panci itu putih semua. Hanura ini sebenarnya perlu dibantu air bersih," kata Diana warga setempat, Selasa (15/8/2017).

Menurut Diana kejadian timbulnya warna putih seperti debu yang menempel disisi sisi panci setiap merebus air sebenarnya sudah lama, hanya saja ia baru mengetahui jika air sumurnya mengandung kapur.

"Jadi sekarang setiap masak, ya kita minta air dari tetangga (saudaranya red) yang punya Sumur bor. Kalau sumur bor punya kakak itu direbus gak ada warna putih putihnya," ungkapnya.

Kejadian ini, ternyata tak hanya dirasakan oleh keluarga Diana. Zat kampur ini  ternyata rata- rata dirasakan oleh warga Hanura.

Agus salah satu warga setempat mengaku, bahwa hampir rata setiap sumur warga terdapat zat kapur berkadar tinggi. Pun begitu juga sama disampaikan oleh Kepala Desa, Kodri Cahyadi, yang menyebutkan bahwa sumur sumur warga Hanura terdapat zat kapur berkadar tinggi.

Tampak mengerikan Air sumur setelah dimasak warga
"Kalau mau liat ini, biar percaya. Padahal disini (rumahnya) sudah saya filter," kata Kodri seraya menunjukan panci di dapur, saat ditemui dikediamannya. (Aji)




Bagikan Berita Melalui

Baca Juga