Warga Mengamuk di Kantor Samsat Lamsel

Senin, Agustus 14, 2017
Lampung Selatan (SNC): Salah satu warga Lampung Selatan yang hendak membayarkan pajak kendaraan di Samsat Kalianda Lampung Selatan, mengamuk lantaran berkas pembayaran pajak kendaraanya ditolak oleh petugas loket 1.

Suryanto Arifin (33) senin (14/8/17) mengamuk sebab merasa dipersulit. Meski sudah menggunakan surat kuasa, petugas loket 1 tetap menolak berkas miliknya dengan alasan bahwa ia membayarkan pajak kendaraan bukan atas namanya sendiri tapi milik saudaranya.

"Saya jauh-jauh dari Ketapang mau bayar pajak motor kakak saya , malah ditolak sama petugasnya padahal saya sudah buat surat kuasa dari kepala desa untuk bayar pajak, orang mau bayar pajak kok di persulit peraturan dari mana bayar pajak harus buat surat kuasa."ucap Arifin dengan nada jengkel.

Pun sama juga Ida (24) salah satu masyarakat juga memprotes atas pelayanan Samsat tersebut. Ia mempertanyakan peraturan kantor Samsat yang mengharuskan masyarakat membayarkan pajak kendaraan menggunakan surat kuasa.

Dirinya sebenarnya tidak keberatan jika sudah merupakan aturan wajib, namun seharunya masyarakat tidak juga disulitkan dalam pengurusannya.

"Saya minta sama petugasnya jangan selalu bilang aturan tapi tanpa menjelaskan aturan yang mana, baru di Samsat Kalianda mau bayar pajak harus buat surat kuasa dari kepala desa kalau mau bayar pajak yang bukan atas namanya  ini mau bayar pajak apa jual tanah."ucap Ida

Sementara kepala satuan lalu lintas (kasat lantas) Polres Lampung Selatan, AKP Rafli Setya Nugraha belum bisa di konfirmasi prihal salah satu warga yang protes dengan pelayanan Samsat hingga menimbulkan kegaduhan.(Ade)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga