Komisi IV Pesawaran Sikapi Dalang Pengkondisian Bimtek Kepsek

Kamis, Januari 11, 2018
Pesawaran (SNC) :  Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran, Harto Susanto, berjanji akan menggelar hearing dengan Dinas Pendidikan terkait dugaan keterlibatan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas), Abul Hayat, dalam pengondisian Dana Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti oleh ratusan kepala sekolah SD dan SMP Desember 2017 lalu

Pasalnya kegiatan tersebut telah mebuahkan polemik dikalangan Kepsek. Kepsek mengeluhkan kegiatan Bimtek tersebut digelar, sebab diwajibkan membayar sebesar Rp.  3 juta dengan materi dinilai tak manfaat bagi kemajuan pendidikan

"Akan saya konfirmasi terlebih dahulu  tentang berita ini ke dinas, kalau toh memang diperlukan kami komisi IV akan coba panggil dinas untuk hearing dengan kami," ungkapnya, Selasa (9/1/2018).

Dirinya juga mengatakan, maksud dari hearing ini agar membuktikan apakah benar keterlibatan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Abul Hayat dalam pengondisian dana dalam kegiatan bimtek tersebut.

"Ya biar kita tau apa dasarnya mereka melakukan ini apa tujuanya, maka besok aku akan coba komunikasi dengan Kadisdik dulu," jelasnya.

 Sebelumnya, salah satu Kepsek mengungkapkan kekecewaannya terhadap penyelenggaraan Bimtek yang digelar oleh LKPD melalui Dinas Pendidikan 

"Bimtek ini sudah jelas hanya mementingkan keuntungan semata, sebab panitia nya tidak profesional, banyak kepala sekolah yang mengeluh, bayangkan saja pak, kami ditekankan wajibkan ikut kegiatan ini dengan membayar sebesar Rp 3 juta, itu pesan langsung dari Kabid Dikdas pak Abul Hayat, baik pesan nya melalui WhatsApp maupun melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah masing kecamatan dan aneh nya setelah kami memberikan biaya tersebut, kami tidak diberi tanda terima seperti kwitansi, jadi bagaimana kami akan mempertanggung jawabkan anggaran dana BOS tersebut," ungkapnya

Ia juga siap jika persoalan tersebut diproses hingga ke ranah hukum, diri nya beserta kepala sekolah lainnya bersedia memberikan keterangan seputar kegiatan bimtek tersebut.

"Saya berharap kepada pihak kejaksaan agar dapat turun kebawah untuk menindaklanjutin permasalahan bimtek tersebut dan ini jelas ada unsur korupsi nya," Katanya. (ktr/sakti)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga