Mengaku Terhimpit Ekonomi, Agus Nekat Curi Motor Petani

Rabu, Januari 17, 2018
Pesawaran (SNC): Agustiansah warga Kedamaian Bandar Lampung, saat ini terpaksa berurusan dengan aparat penegak hukum Polres Pesawaran, setelah mencuri  Sepeda Motor milik seorang petani Guntur (60) warga Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan

 Agus ditangkap oleh Kapolres secara langsung tak lama setelah korban teriak. Saat ini pelaku telah diamankan di sel tahanan sementara, guna menjalani proses hukum lebih lanjut  

 Tersangka mengaku terpaksa melakukan pencurian itu lantaran himpitan ekonomi yang kini tengah menimpa keluarganya

"Mau saya jual untuk biaya anak saya sekolah pak,"aku tersangka, kepada media,  Rabu (17/1/2018)

Kepada awak media, Agus menjelaskan lagi bahwa aksi pencurian tersebut baru pertama kali ia lakukan sebab terdesak dengan kebutuhan anaknya

"Baru sekali ini saya mencuri, saya sangat menyesal," katanya

Saat ini guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 362 tentang tindak pidana pencurian dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Seperti diketahui pritiwa pencurian dan penangkapan itu bermula ketika Guntur (60) seorang petani kakao tengah memanen hasil kebunnya di Desa Wiyono, Sabtu (13/1/2018)

Sekitar pukul 12.00 Wib, tiba-tiba pelaku menghampiri motor korban. Beruntung aksi pencurian itu cepat diketahui oleh korban, sehingga berteriak dan langsung dilakukan penangkapan

Penangkapan tersebut langsung dilakukan oleh Kapolres Pesawaran, AKBP Syaiful Wahyudi,  yang pada saat itu baru selesai menjalakan sholat Zuhur

 "Saya itu masih memanen coklat dan duren, waktu saya mau pulang kerumah, tiba-tiba motor saya dibawa orang tidak dikenal, saya langsung berteriak minta tolong," tutur Guntur 

"Pelaku berhasil ditangkap, bahkan pak Kapolres langsung yang menangkapnya," ungkapnya. (ktr/za)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga