Ketua DPRD Pesawaran Tanggapi Berita Isu SARA

Kamis, Februari 22, 2018
Pesawaran (SNC): Ketua DDPRD Kabupaten Pesawaran M. Nasir menanggapi maraknya isu SARA yang menyebar jelang pelaksanaan  Pilkada Pileg dan Pilpres

 Menurut Nasir perlu adanya pemahaman dari semua pihak untuk dapat saling menghargai dan menghormati meskipun memiliki perbedaan pandangan politik

"Masyarakat juga harus bisa menjaga dan menahan diri, meskipun adanya perbedaan pilihan tapi tetap harus mengedepankan azas persatuan dan kebersamaan, sehingga tidak ada saling menjelekkan ataupun menjatuhkan orang lain," ujar Nasir, Kamis (22/2/2018)

Demokrasi mempunyai tujuan yang sama dengan apa yang diinginkan masyarakat. "Tujuan demokrasi itu sama, sama-sama ingin membangun dan membuat daerahnya maju, jadi salah kita, jika pada proses demokrasi kita harus ribut atau bertengkar, cuma karena adanya perbedaan pilihan," katanya. 

Ketua PDIP Pesawaran ini juga mengatakan, adanya berita 'hoax' juga menjadi sorotan dari dirinya, sebab, hal itu dapat merugikan orang lain. "Berita 'hoax' ini jika tidak kita sikapi dengan bijak, tentunya dapat menimbulkan gejolak, baik itu gejolak politik, keamanan maupun persatuan bangsa," tambahnya. 

"Maka dari itu, perlu adanya langkah antisipasi yang kuat untuk menekan dan meminimalisir adanya berita 'hoax', karena secara tidak langsung hal itu juga bisa mengganggu keutuhan  persatuan bangsa kita, apalagi kita kan sering menyuarakan NKRI harga mati," timpalnya. 

Ia juga turut merasa kecewa dengan adanya informasi adanya oknum yang telah menyebarkan isu terkait Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

 "Saya juga dapat informasi bahwa polisi telah menangkap satu orang pelaku penyebar berita hoax tentang Bu Megawati Soekarnoputri yang meminta pemerintah menghentikan adzan. Saya ingin tekankan disini bahwa saya PDI-Perjuangan, saya Islam dan saya shalat bahkan, banyak teman dan saudara saya menjadi ulama, jika ada pandangan PDI-Perjuangan yang membenci Islam, itu tidak benar," ucapnya. 

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah untuk dapat meningkatkan sinergitas. 

"Saya yakin masyarakat kita saat ini sudah cerdas dan tidak mudah percaya dengan adanya berita hoax, terutama terkait hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan. Saya pun berharap di Kabupaten Pesawaran tidak ada hal yang seperti itu, sehingga Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat terus melakukan proses pembangunan, apalagi untuk memajukan suatu daerah tidak cukup hanya Bupati dan Wakil Bupati saja yang kerja, tentunya butuh juga dukungan yang kuat dari masyarakat," tutupnya. (ktr/za)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga