Fraksi PDIP, Penyaluran Insentif Gurdacil dan Honorer Wajib Pakai Rekening

Jumat, Maret 09, 2018
Pesawaran (SNC) : Menanggapi wacana Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud)  Kabupaten Pesawaran yang menyebutkan bahwa penyaluran insentif Guru terpencil (gurdacil) dan guru honor tahun 2018 ini sementara waktu menggunakan jalur manual, anggota Komisi IV,  Hipni Idris akhirnya angkat bicara 

Atasnama fraksi PDIP ia mengatakan wajib penyaluran insentif tersebut menggunakan rekening. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kebocoran anggaran, dan memastikan insentif sampai ke penerima, serta memastikan bahwa data penerima insentif benar benar fakta

"Dari tunjangan sampai gaji harus menggunakan rekening itu pijakan kita,  kalau toleransi itu lain hal. Kalau saya enggak ada toleransi,  karena anggaran itu besar 9,6 milyar," kata Hipni,Jumat (9/3/2018)

Adanya penyaluran lewat rekening tersebut menurut Hipni, merupakan point pembahasan yang telah dilakukan sejak di gedung DPRD terdahulu.

Lagipula sesuai peraturan mentri keuangan penyaluran honorium harus menggunakan rekening guna menghindari kebocoran dalam penyaluran 

"Ini bukan wacana sehari dua hari,  ini dari Gedung lama kita agendakan memang lewat rekening,  cuma karena SDMnya belum siap kemarin belum dilakukan. Cuma kalau sudah tahun 2018 ini bukan percobaan lagi, itu wajib karena semua orang rata-rata sudah punya rekening," ketus Hipni

Ia juga menjelaskan bahwa alasan disdik belum dapat menyalurkan insentif guru gunakan rekening lantaran banyak guru keberatan karena jarak dari perbank kan itu tidak dapat dibenarkan

"Itu alibi pihak oknum saja,  tidak rasional jaman sekarang ini guru tidak tau bank,  tidak rasional,  karena semua tunjangan sekarang melalui rekening,  bohong itu," sebutnya

"Seperti sertifikasi melakui rekening,  tunjangan gurdacil melalui rekening,  tunjangan daerah atau dari departemen agama melalui rekening. Jadi kalau dikatakan jauh, bohong itu. Fraksi PDIP tetap melalui rekening," tambahnya. (aji) 

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga