Tidak Siap Gunakan Rekening, Nasir Sarankan Pejabat Disdik Mundur

Selasa, Maret 20, 2018
Pesawaran (SNC) : Menanggapi perbedaan pandangan terkait penyaluran bantuan guru terpencil (Gurdacil)  dan guru honorer menggunakan rekening atau tunai, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran,  M. Nasir mengungkap bahwa sistem sebenarnya telah diputuskan ditingkat  Badan Anggaran (Banang) 

Menurut Nasir, sesuai keputusan di Banang DPRD pasca pembahasan anggaran 2018 lalu semua pihak telah sepakat, bahwa untuk menghindari penyimpangan, maka tahun 2018 penyaluran bantuan guru harus menggunakan rekening

"Sudah diputuskan dirapat badan anggaran waktu kami menyetujui anggaran. dalam rangka menghindari penyimpangan yang terjadi selama ini maka kita sepakat penyaluran melalui rekening.  Jadi itu keputusan lembaga," kata Nasir, Selasa (20/3/2018)

Nasir berujar bahwa terjadinya keputusan penyaluran bantuan sistem rekening itu, untuk menghindari praktek pungutan yang terjadi dikalangan guru selama ini.

Lagipula menurut dia sistem tersebut  lebih baik dari sistem tunai,  sebab lebih memudahkan guru menarik dana yang menjadi hak nya kapanpun tanpa diwarnai penyimpangan

"Kalau diperintahkan melalui rekening justru lebih enak. Mau kepasar bisa ngambil, kapanpun bisa. Kalau dititip itu yang sering berkurang," Tutur dia

Nasir berharap Disdik tetap berpedoman dan melaksnakan kesepakatan yang sudah disepakati dibadan anggaran, sebab hal tersebut merupakan perbaikan sistem penyaluran bantuan di tubuh pendidikan

" Kita ini mau perbaikan selama ini manual ternyata dipenuhi persoalan,  apa mau kita teruskan.  Maka harapan saya dinas harus siap dengan perbaikan perbaikan.  Kalau tidak siap saya sarankan mundur," tambahnya.  (aji)  




Bagikan Berita Melalui

Baca Juga