Bencana Pesawaran Meningkat, Dendi Sebut Faktor Iklim

Kamis, April 12, 2018
Pesawaran (SNC) : Menanggulangi bencana dan menyikapi meningkatnya frekuensi bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Pesawaran selama beberapa tahun terahir,  Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menyebutkan bahwa hal tersebut tergantung dari pola hidup

Pada dasarnya, jelas dia,  penyelenggaraan penanggulangan bencana sangat tergantung dari pola perilaku sendiri, yaitu perilaku yang harmoni dengan alam dan perilaku yang aman bencana. 

Hal ini disampaikan Dendi pasca menghadiri kegiatan Apel Siaga Bencana dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana memleringati hari kesiapsiagaan bencana nasional, di Pantai Clara, Kecamatan Padang Cermin, Kamis (12/4/2018), 

"Perlu ada peningkatan kemampuan baik secara personal maupun secara organisasi serta mengintensifkan komunikasi dan koordinasi, sehingga penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Pesawaran dapat berjalan secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh," tutur Dendi . 

Menurutnya, dari data Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran mencacat kejadian bencana selama 3 (tiga) tahun terakhir, ratusan kejadian musibah sudah terjadi diantaranya, pada Tahun 2015 ada 28 Kejadian, Tahun 2016 dengan 41 Kejadian dan Tahun 2017 dengan 68 Kejadian. 

"Frekuensi bencana di Kabupaten Pesawaran selama beberapa tahun terakhir memang mengalami peningkatan yang cukup signifikan, mungkin salah satunya adalah disebabkan adanya perubahan iklim yang cukup ekstrem," ungkapnya. 

Letak geografis Kabupaten Pesawaran juga dianggap sebagai faktor,  dan berpotensi cukup tinggi untuk terjadi bencana alam. 

"Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, dimana secara geografis Wilayah Kabupaten Pesawaran terdiri dari daerah Pesisir pulau dan pantai, Daerah Pegunungan, Daerah Hutan  dan daerah yang memiliki aliran sungai yang cukup banyak, yang semuanya ini dapat menjadi potensi ancaman terjadinya bencana di Kabupaten Pesawaran," terang dia. (aji) 

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga