Gelar Gathering MTB di Gunung Betung Tingkatkan Pendapatan Warga

Minggu, April 22, 2018
Pesawaran (SNC): LSM Swarna Dwipa dan Rakata Cycling Bike, mengadakan kegiatan Gathering MTB ke 3, di Dusun Gunung Rejo, Desa Wiyono, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Minggu (22/4/2018), 

Seperti diketahui,  Event dua tahunan ini diikuti oleh penggiat sepeda gunung dari berbagai daerah,  tak hanya diikuti seluruh Lampung, kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai daerah luar Lampung 

Menurut Ketua LSM Swarna Dwipa, Sugiarto, dipilihnya daerah tersebut sebagai lokasi kegiatan karena medan yang cocok untuk sepeda gunung.  Selain memiliki track sepeda downhill sepanjang 1.300 meter,  daerah tersebut pula dinilai cukup indah karena memiliki wisata Air Terjun 

"Ini sebenarnya merupakan event dua tahunan, tapi ini yang ke tiga kalinya. Pesertanya pun tidak hanya dari Provinsi Lampung saja, ada yang dari Sumatera Selatan, Jakarta dan Provinsi lainnya," terangnya

Sugi menjelaskan, adanya kegiatan Rakata Cycling Bike ini juga bedampak positif bagi masyarakat. Selain mempromosikan wisata air terjun Gunung Betung yang dimiliki desa tersebut, adanya kegiatan tersebut juga menambah pendapatan warga

Jalur sepanjang 1300 meter dengan rute menuruni lereng gunung Betung itu melalui perkebunan milik warga, sehingga lahan warga yang dilewati oleh jalur akan mendapat royalti. 

"Selain dapat menambah penghasilan dari jalur yang dilewati, rumah warga sini juga banyak yang digunakan sebagai homestay sebelum perlombaan, selain itu, untuk naik menuju lokasi start diatas, para pesepeda harus menggunakan kendaraan warga dan banyak juga warga yang berdagang sehingga dampak bagi perekonomiannya juga bagus," terangnya. 

Kendati demikian, kata dia, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Daerah setempat dan Pemerintah Provinsi Lampung. "Memang selama ini Swarna Dwipa dan Rakata selalu mengadakan event ini secara bersama tanpa mendapat dukungan dari Pemerintah, makanya kami sangat membutuhkan bantuan pemerintah, khususnya dalam hal infrastruktur," katanya. 

"Sebab, akses untuk menuju garis start ini jalannya kalau hujan cukup sulit, makanya sebenarnya kami ingin mengadakan kegiatan ini rutin tapi kadang kami terkendala oleh aksesnya," timpalnya. 

Diketahui, selain adanya lomba sepeda Downhill (menuruni gunung) pada kegiatan itu juga dilaksanakan fun bike yang melintasi rute perkebunan kakao warga sekitar. (ktr/za)


Bagikan Berita Melalui

Baca Juga