Loekman Djoyosoemarto Luncurkan Sitem Perizinan Online di Lamteng

Rabu, April 25, 2018
Lampung Tengah (SNC): Plt Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., secara resmi meluncurkan pelayanan perijinan online, di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lamteng. Rabu (25/4/2018)

Peluncuran program ini disaksikan oleh seluruh jajaran SKPD.  Pelayanan perizinan secara online ini diciptakan untuk membenahi sistem pelayanan Lamteng, bahwa untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat perlu dimunculkan program baru, dimana sisitem online dianggap cara tepat memudahkan pelayanan
"Pelayanan perijinan secara online ini, sebagai jawaban Pemkab Lamteng untuk masyarakat yang menganggap proses perizinan berbelit-belit. Namun ternyata tidak. Semoga terobosan ini menjadi daya tarik para investasi yang akan menanamkan modal di Lamteng. Karena kabupaten kita merupakan lahan subur bagi tumbuhnya investasi," ucap Loekman.
Sesuai dengan Kepmendagri Nomor 138 Tahun 2017 kata Loekman, dan menjadi kewenangan Kepala Daerah saat ini sudah dilimpahkan ke OPD yang membidangi perizinan dengan mekanisme Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yaitu mekanisme yang menerima permohonan izin, memproses dan menerbitkannya di satu tempat saja sehingga pemohon tidak perlu lagi datang ke beberapa OPD, cukup datang ke Dinas Penanaman Modal Dan PTSP.
DPMPTSP Kabupaten Lampung Tengah lanjutnya diharapkan dapat menjadi lembaga pelayanan perizinan dan nonperizinan yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi para pengusaha. Sehingga iklim investasi di Kabupaten Lampung Tengah menjadi sejuk dan terbuka luas di semua bidang usaha, pada akhirnya laju pertumbuhan ekonomi akan naik secara baik dan maksimal.
  “Layanan ini merupakan terobosan untuk memudahkan para pemilik usaha melengkapi perizinan dan memperpanjang izin yang sudah ada. Jadi, tinggal buka website kami dan bisa mengisi form yang ada di website tersebut,” terangnya.
Kepala BPMPTSP Lampung Tengah Helmi mengatakan, Pelayanan perizinan yang mudah dan cepat itu, sebagai upaya untuk menghindari praktik percaloan dalam pengurusan perizinan. Untuk informasi lebih lanjut berkaitan dengan pelayanan perizinan, pelaku usaha bisa datang langsung ke kantor BPMPTSP Lampung Tengah.
Perwakilan Kepala Dinas Satu Pintu Propinsi Lampung Arifin mengatakan, potensi kabupaten ini cukup bagus. Di tahun 2017 para pengusaha asing yang masuk ke Lampung Tengah mencapai 3 persen dan lokal sebesar 8 persen.
"Kedepan kita akan terus berupaya dengan pemerintah daerah bersama sama meningkatkan pelayanaan yang lebih baik, seperti adanya online ini bisa lebih mudah dan para pengusaha diluar akan bisa lebih tertarik dengan adanya perizinan seperti ini." ujarnya. (Adv)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga