Marak Peredaran Miras, Pemkab-DPRD Akan Terbitkan Perda

Jumat, April 20, 2018
Pesawaran (SNC): Selain menjadi sorotan Polres, Maraknya peredaran minuman keras (Miras) di wilayah Kabupaten Pesawaran juga mendapat sorotan dari pemerintah daerah dan DPRD

Pemerintah Kabupaten Pesawaran berencana akan membentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang peredaran minuman beralkohol tersebut.

 Hal ini diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Pesawaran Syukur, saat menghadiri pemusnahan barang bukti Miras, di Mapolres Pesawaran, Jumat (20/4/2.18). 

"Pemberantasan peredaran minuman beralkohol ini merupakan tanggungjawab kita semua, jadi bukan hanya tugas polisi saja, masyarakat juga harus ikut berperan," kata Syukur

Menurutnya, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan stake holder terkait guna mengantisipasi adanya korban jiwa yang disebabkan oleh Miras.

 "Tadi saya juga sudah berbincang dengan DPRD, Dinas Kesehatan dan Jajaran Polres, bagaimana meminimalisir angka peredaran miras ini," ujarnya.

Ia pun berharap, kegiatan ini dapat terus dilakukan agar masyarakat Kabupaten Pesawaran terhindar dari bahaya akibat dampak miras oplosan dan minuman beralkohol berkadar tinggi 

Sementara itu, Wakapolres Pesawaran Kompol Yustam Dwi Heno menuturkan bahwa, sejumlah barang bukti ini hasil dari razia yang dilakukan oleh Polres Pesawaran tanggal 12 April 2018 hingga 19 April 2018. 

Ia pun meminta, kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman beralkohol. "Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya Polres Pesawaran dalam melakukan pencegahan peredaran miras di Kabupaten Pesawaran," tutupnya. 

Diketahui, pada pemusnahan barang bukti miras tersebut ada sebanyak 740 liter tuak, Sampoerna (besar) 486 botol, sampoerna (Kecil) 65 botol, dan minuman beralkohol merek mc donald 13 botol. (ktr/za)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga