Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman 3,5 Sabu asal Aceh

Kamis, Mei 31, 2018
Lampung Selatan, (SNC): Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan pengiriman 3,5 Kilogram Sabu, di area Pemeriksaan Narkoba Seaport Interdiction Pelabuhan penyeberangan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (26/5/2018) lalu.

Dalam operasi ini, Polisi mengamankan dua tersangka Zulkifli Ibrahim (33) dan Syahrul (36) yang diketahui membawa narkotika menggunakan mobil Toyota Yaris nopol B 1773 BIF.

 Rencananya, barang haram asal Aceh Utara itu, akan dikirim ke Jakarta.

"Saat diperiksa, anggota kami menemukan empat bungkus besar plastik hitam berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat 3500 gram, di dalam beklading pintu tengah bagian kiri dan kanan yang masing-masing terdapat dua bungkus," terang Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan didampingi Kasat Narkoba IPTU M. Ari Satriawan, saat memberikan keterangan pers di halaman Polres setempat, Kamis (31/5/2018) pagi.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap kedua pelaku, Polres Lampung Selatan berhasil mengantongi identitas pengirim asal Aceh dan penerima barang yang berada di Jakarta.

"Namun tidak berhasil ditangkap karena kemungkinan pemilik barang tersebut sudah curiga bahwa kedua tersangka sudah tertangkap polisi, lalu tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan," jelasnya.

"Sedangkan pengirim berinisial MN hingga saat ini masih DPO," tambah Syarhan.

Modusnya, 3,5 kilogram Sabu tersebut dibungkus dengan plastik bening lalu dibungkus kembali dengan plastik warna hitam, lalu disimpan secara khusus didalam beklading pintu tengah bagian kiri dan kanan mobil Toyota Yaris yang digunakan tersangka dengan tujuan untuk mengelabuhi petugas di lapangan.

 Kedua kurir tersebut dijanjikan imbalan yang totalnya sebesar Rp.90 juta. "Rinciannya, Zulkifli Ibrahim sebesar Rp.45 juta dan untuk Syahrul Rp.35 juta serta potongan biaya transport sebesar Rp.10 juta," bebernya.

Berdasarkan keterangan, sebelumnya kedua pelaku sudah pernah mengirimkan narkoba jenis Sabu seberat dua kilogram ke Jakarta. "Sudah berlangsung sebanyak dua kali, yang pertama, upahnya Rp.60 juta," ungkap Syarhan.

Bersama keduanya, Polres Lampung Selatan turut mengamankan satu unit kendaraan Toyota Yaris warna orange dengan nomor polisiB 1773 BIF, satu lembar STNK kendaraan Toyota Yaris dan dua unit telepon selular.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Juncto Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 115 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1 ) Undang-Undang Republik Indonesia.

"Ancaman paling berat yaitu hukuman mati," pungkas Syarhan. (Ade/Bram)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga