Ibu-Ibu Menjerit, Gas Subsidi 3 Kg Dibandrol Rp. 25.000 /tabung

Kamis, September 06, 2018
Pesawaran (SNC): Kelangkaan Gas Elpiji yang terjadi dibeberapa wilayah, khsusunya diwilayah Kabupaten Pesawaran cukup diakui memang sangat dikeluhkan oleh kaum ibu

Bagaimana tidak, saat ini Gas Elpiji ukuran 3 Kg didaerah itu dikabarkan susah didapat, 

Pengakuan ini disampaikan Sulastri (38) warga Desa Karang Anyar Kecamatan Gedongtataan yang mengaku harus keliling dari warung ke warung hanya untuk mendapatkan satu tabung gas dengan harga yang terbilang tinggi

"Bagaimana lagi barangnya langka susah nyarinya sampai ke Negerikaton baru dapet, sementara saya harus dagang," Aku Sulastri, Kamis (6/9/2018)

Ibu rumah tangga dengan usaha dagang kecil-kecilan ini sebenarnya mengaku disulitkan dengan kelangkaan tersebut

Ditambah lagi akibat gas langka, dieceran pun gas dibandrol dengan harga Rp.25.000 /tabung 

"Mau bagaimana lagi, walaupun harganya mahal, mau tidak mau tetap beli," katanya

Sementara itu salah satu pemilik warung di Kecamatan Negerikaton mengaku terpaksa menjual Gas 3 kg diatas harga HET karena tidak lagi mendapatkan pasokan seperti biasanya. 

"Ya saya jual Rp.25.000 mas, soalnya saya kan ngambil dari warung warung, karena sudah lama gak pernah dianter sama mobil yang biasa ngisi,"ujarnya. 


Beda dengn Karang Anyar, Gas Elpiji di Gedongtataan Normal

Berbeda dengan kondisi di wilayah Karang Anyar, di Gedongtataan keberadaan Gas Elpiji justru masih berjalan normal

Dikatakan pengusaha pangkalan Gas Elpiji Gedongtataan 'Yulizman, bahwa di Tataan tidak terjadi kelangkaan seperti yang terjadi di Karang Anyar

Menurutnya usaha yang ia jalankan berjalan lancar dan tidak pernah terjadi  keterlambatan dalam pengiriman 

"Ah, kalau di bilang langka kayaknya gak juga soalnya untuk pengiriman di tempat saya tetap stabil,"ungkap Yulizman 

Ia bahkan mengaku bahwa Gedongatataan tidak ada kenaikan harga, dan sejauh ini harga masih berjalan normal

"Harga tidak naik, kita sesuai HET yaitu RP.16.500 pertabung," katanya. (Aji)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga