Kinerja OPD Pesawaran, Dibalik Lolosnya Perusahan Besar Tak Setor Pajak

Selasa, Oktober 02, 2018
Pesawaran (SNC) : Rapat perdana Peningkatan Pendapat Asli Daerah (PAD) di ruang sidang DPRD Selasa (2/10/2018), Panitia Khusus Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (Pansus PPAD) Kabupaten Pesawaran, menyoroti kinerja beberapa OPD yang menjadi penyebab lolosnya perusahan besar tak membayarkan pajaknya ke Pemerintah Daerah

Beberapa OPD yang menjadi fokus sorotan Pansus tersebut diantaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

"Sangat disayangkan memang disini Bapenda belum bisa bekerja secara maksimal, terkait dengan PAD kita," ujar ketua Pansus PPAD Kabupaten Pesawaran Hipni Idris, Selasa (2/10/2018).

Dirinya mengungkapkan belum maksimalnya kinerja Bapenda terlihat dari banyaknya perusahaan-perusahaan yang masih belum teridentifikasi dan terdata dengan baik hingga menyebabkan lolosnya perusahan tersebut dari kewajiban pajak

  Bapenda dinilai terlalu lamban dalam bergerak sehingga tidak semua perusahaan yang ada bisa didata secara keseluruhan.

"Kita lihat saja dari sekian banyak perusahaan yang ada masih ada sekitar 30 persen yang belum teridentifikasi dan belum wajib pajak, saya rasa Bapenda terlalu lamban karena sampai dengan saat ini belum semua perusahaan itu terdata," katanya.

Sejauh ini menurutnya baru pedagang kecil saja yang terdata untuk memenuhi kewajiban kepada pemerintah daerah

" Bukan apa-apa ya walaupun memang mereka mempunyai kewajiban tapi kita juga harus mengerti kondisi mereka. Artinya jangan hanya memaksimalkan pendapatan pajak dari pedagang kecil saja, perusahaan besar yang harus menjadi fokus kita, kasihan juga mereka rakyat kecil selalu di jadikan obyek, disisi lain justru perusahaan besar bisa terlepas dari wajib pajak," tambahnya.

Sementara itu terkait rapat perdana Pansus PPAD Hipni Idris mengatakan agenda kali ini adalah mendengar penyampaian data dari delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Pesawaran, diantaranya Bapenda, Dinkes, Dinas Perikanan, Disnakertrans, Dinas Perizinan, Dinas Perdagangan, dan juga Infokom.

Berdasarkan data yang disampaikan delapan OPD tersebut Pansus PPAD akan melakukan cross check kelapangan bersama dengan staf ahli fraksi dan juga bantuan dari akademisi.

Menurutnya Pansus saat ini masih berfokus untuk menganalisis data yang telah dijabarkan OPD.

"Saat ini kita masih fokus analisis data, karena belum semua OPD ungkap data ke kita, nanti hari Kamis kita lanjutkan masih dengan agenda yang sama, tadi sekilas kita dengar beberapa keluhan mereka, nah dari beberapa keluhan dan  permasalahan itu kita sama-sama mencari solusi untuk mengatasi permasalah tersebut, sehingga PAD kita bisa cepar meningkat.” ujarnya . (red).

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga