Sidak ke Sari Ringgung,Pengelola Pantai Ngaku Tak Pernah Ditagih Pemda

Jumat, Oktober 26, 2018

Pesawaran (SNC): Menyikapi pernyataan Dinas Perhubungan yang menyebutkan bahwa Pantai Sari Ringgung tak membayar retribusi kepada pemerintah daerah Pesawaran hingga terhutang, Tim Pansus  PAD DPRD Kabupaten setempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Jumat (26/10/2018).

Hasilnya inspeksi dewan temukan fakta berbeda. Niat awal untuk mencari jalan keluar agar retribusi dapat dibayarkan, namun ini berbalik. Pihak pengelola justru mengaku jika selama ini Dinas Perhubungan belum pernah melayangkan surat tagihan retribusi, sehingga menjadi penyebab pihaknya nungak retribusi kepada Pemda

"Kami tadi sudah turun ke Wisata Pantai Sari Ringgung namun ketika kami tanyakan dengan pihak pengelola, ternyata, pihak pengelola Sari Ringgung bukan tidak mau bayar namun Dinas Perhubungan tidak pernah melayang surat keterangan penagihan pajak," jelas Ketua Pansus PAD DPRD Kabupaten Pesawaran Hipni Idris, usai Sidak di Wisata Pantai Sari Ringgung di Jalan Way Ratai KM 14 Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan,

Justru sambung Hipni, pihak pengelola Wisata Pantai Sari Ringgung sudah bayar retribusi parkir namun pihak Dinas Perhubungan tidak melayangkan Surat Penagihan Tanggungan Pajak Daerah (SPTPD).

"Ini ada apa, bisa jadi ada kebocoran PAD untuk retribusi parkir, dugaan kami ini ada oknum-oknum yang memanfaatkan retribusi ini dan ini kami anggap suatu kelalaian dari Kadishub," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Pengelola pantai Sari Ringgung tak bayar retribusi parkir sejak tahun 2017.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran Afdal Faisal, Sabtu (20/10).

"Ya benar pengelola pantai Sari Ringgung punya hutang dengan Pemkab Pesawaran dalam bentuk pajak retribusi parkir di tempat wisata Pantai Sari Ringgung," ungkapnya. (red)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga