Dua Bulan Tak Sekolah, Ternyata Siswa SD di Pesawaran ini Terauma Kerap Dihina Gurunya dengan sebutan To*L*L

Kamis, November 22, 2018
Pesawaran (SNC) : Dunia pendidikan tanah air kembali tercoreng, kali datang dari Kabupaten Pesawaran, Lampung

P (12), seorang siswa SD N 29 Gedongtataan diketahui telah dua bulan tak ingin sekolah, lantaran malu dengan teman-temannya

Mental bocah yang duduk di bangku kelas 6 ini terganggu akibat ulah oknum guru yang mengajarnya. Guru tersebut  kerap menghinanya dengan sebutan To*L*L

Kata -kata tak pantas ini kerap ia terima ketika tenaga pendidik tersebut mengisi mata pelajaran dikelasnya

"Sering dikatain Gobl*k.... Tol*l, malu sama teman-teman," ungkap P di kediamannya (22/11/2018).

Saat ini putra dari pasangan Endi dan Ibu Masitoh Warga Dusun Pasar Minggu Desa Gedong Tataan Pesawaran ini hanya berdiam diri dirumah.

Ia masih enggan bersekolah sebab takut dengan gurunya, dan malu dengan teman-temannya

"Dimarahinnya gobl*k.. tol*l gitu. Dimarahinnya dari kelas 6 ini," ujarnya 

Selain cercaan yang didapat seperti diketahui oknum guru tersebut juga pernah berusaha mengancam keluarga P

Menurut Marsitoh ibu P, menceritakan ketika itu pihak sekolah dengan sengaja berkunjung ke kediamannya, tetapi kunjungan tersebut berbuah ancaman

Alih-alih meminta maaf kepada pihak keluarga,  sebaliknya oknum guru yang didampingi oleh dewan guru lainnya itu mengancam akan menuntut keluarganya sebesar Rp.  250 juta

"Katanya ibu itu udah nyemarin nama baik saya,  kalau itu saya tuntut balik,  nanti rumah kamu abis katanya gitu, itu dendannya 250 juta," terang Marsitoh menceritakan ancaman oknum guru tersebut

Ia menjelaskan bahwa pengancaman itu disaksikan oleh para dewan guru yang mendampingi dalam kunjungan

" kok kayak gini ,  saya cuma ingin nyekolahin anak lagi," lanjutnya

Seperti diketahui peristiwa yang dialami P dan keluarganya mendapat iba dari lingkungan sekitar. Ujang tetangga Marsitoh misalnya,  ia menyarankan agar pihak keluarga mengirimkan surat kepada bupati, bahkan jika perlu surat juga disampaikan pada Presiden Jokowi

"Kami kasian saja melihatnya murung dirumah terus.  Secara mental anak itu  takut, malu nya iya.  Tapi Anak ini masih pengen sekolah nah dia takut sama ibu guru yang namanya bu S*i yang arogan. Iya Mudah-mudahan surat ini bisa sampai ke Bapak Bupati"ujar Ujang salah satu tetangga rumahnya. (kie) 

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga