Akibat KTP dan DD, Ratusan Masyarakat Gerah Tuntut Kades Mundur

Kamis, Mei 09, 2019
Pesawaran (SNC) : Gedung DPRD Kabupaten Pesawaran, Kamis (9/5/2019) dipenuhi ratusan masyarakat Desa Madajaya dan Desa Tanjung Kerta Kecamatan Way Khilau yang menginginkan kepala Desanya dicopot

 Massa ini mendesak DPRD turun tangan mengatasi harapan tersebut. Masyarakat menuding kepala desa sudah berbuat curang dalam pengelolaan DD , serta menyusahkan masyarakat lantaran pembuatan akta kependudukan dipungut biaya hingga jutaan rupiah

“ Kami kesini meminta kepada Bupati agar Kades Mada Jaya dan Kades Tanjung Kerta segera dicopot dari jabatannya. Kami selaku masyarakat bosan dibodoh-bodohi terus,” ungkap Fabian selaku Korlap dalam aksi  

Dalam orasinya masyarakat juga menekankan pemerintah juga harus konsisten menegakkan Perda terkait pergantian Perangkat Desa, 

 Hal ini dikarenakan jika selama ini kades suka sewenang-wenang soal pergantian perangkatnya

“Turun kepala desa Mada Jaya dan Tanjung Kerta, negara jangan kalah dengan seorang Kepala desa. Selama ini kami nilai pihak Pemkab Pesawaran Bungkam terkait ulah Kades kami  yang menyelewengkan dana desa. Serta didalam  pembuatan KTP yang dipungut oleh aparat desa yang tidak sewajarnya,” ungkapnya.

 Diketahui kedatangan ratusan massa ini disambut  Asisten 1 Pemda Pesawaran, Syukur. Ia berjanji akan menindaklanjuti harapan tersebut 

“Kami akan tampung dan segera tindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan. Dengan menghadirkan pihak terkait, Namun, kami mengharapkan waktunya untuk bersabar, Karena kami akan merumuskan terlebih dahulu yang kemudian kita laporkan kepada Bupati untuk mengambil langkah seterusnya. Percayalah, Bupati akan mangambil sikap tegas, apa bila memang ini terbukti,” Kata Syukur. (red).

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga