Pelaku Pembunuh Bapak dan Anak di Pesawaran Tertangkap, lalu Tewas Kehabiasan Darah

Sabtu, Juni 01, 2019
Pesawaran (SNC) : AN (34) pelaku pembunuh Bustori (53) dan Tegar (5), warga Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima, Pesawan saat ini dinyatakan meninggal dunia saat menjalani proses penyidikan 

Pelaku ini berhasil ditangkap oleh polres Pesawaran, Jumat (31/5/2019) dini hari. Namun kemudian dinyatakan meninggal dunia lantaran kehabisan darah, setelah 4 peluru panas bersarang dikakinya

 Kasatreskrim Polres Pesawaran Iptu Hasbi Eko Purnomo membenarkan bahwa terduga kasus pembunuhan ayah dan anak atas nama AN telah tewas ketika sedang dilakukan penyelidikan oleh aparat. 

Hasbi mengatakan semua tindakan yang dilakukan kepolisian telah sesuai dengan prosedur. Dirinya mengatakan petugas memang melakukan tindakan pelumpuhan kepada terduga yang hendak melakukan perlawanan kepada aparat. 

"Jadi memang semua tindakan yang kita lakukan itu sudah sesuai dengan prosedur, pelaku memang kita berikan tindakan terukur berupa pelumpuhan,"ujar Hasbi. Sabtu, (1/6/2019).

"Tapi itu semua bukan tanpa alasan, sewaktu kita turunkan dari mobil pelaku mencoba melakukan perlawanan, sebab itu kami lumpuhkan kakinya sebanyak empat kali tembakan," tambahnya.

Hasbi melanjutkan selepas pelaku dilumpuhkan, dirinya langsung membagi tim menjadi dua bagian, salah satunya membawa pelaku ke rumah sakit RSUD Pesawaran. 

"Salah satu tim kami membawa tersangka ke RSUD dan di sana tersangka mendapatkan penanganan medis, setelah itu tersangka kami bawa lagi kembali ke Polres, hanya saja sewaktu hendak dimasukan kedalam sel ternyata darahnya masih keluar, dan dari situ kami bawa lagi ke rumah sakit Bhayangkara dan disana setelah penanganan kami dapat kabar bahwa tersangka sudah tiada," ungkap Hasbi. 

"Indikasinya meninggal karena kekurangan darah, kami gak tau gimana penanganan di RSUD kok masih bisa keluar darah," katanya. 

Baca Juga : Way Lima, Bapak dan Anak Tewas Dikamar, Diduga Korban Pembunuhan. http://www.sakanews.com/2019/05/way-lima-bapak-dan-anak-tewas-dikamar.html

Diketahui, usai pelaku dinyatakan meninggal dunia Polres Pesawaran mengadakan konferensi pers di mapolres setempat, Sabtu, (01/06/2019)

 Kapolres Pesawaran, AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengungkapkan bahwa motif pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka AN yang tak lain adalah tetangga korban karena kesal tidak diberikan hutangan.

“Dugaan sementara menurut pengakuan tersangka (sebelum meninggal dunia red) motifnya karena tersangka kesal tidak diberikan hutangan uang sebesar 18 juta oleh korban,” ungkapnya.  (red) 

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga