Urgent Dinas PUPR Anggarkan Jembatan Penghubung Desa

Rabu, Juni 19, 2019
Pesawaran (SNC) : Dirasa urgent Dinas PUPR Pesawaran tahun ini anggarkan jembatan penghubung antar dua Desa.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga David Oktaviadi saat dikomfirmasi di ruang kerjanya,(Rabu 19/6). 

Dia menjelaskan proyek pembangunan jembatan Pasar baru tempel Rejo tahap pertama dianggarkan tahun 2019. hal ini setelah tim perencanan Dinas PUPR turun langsung kelapangan

" DPA nya sudah disah kan oleh dewan,tinggal pelaksanannya, pembangunan jembatan tahap pertama di anggarkan Rp.450 juta. Kita mengakomodir pengaduan masyarakat tahun lalu,karna ini jalan utama penghubung" Ujarnya.

Nantinya lanjut,David, pembangunanya jembatan tahap pertama tesrbut akan dilaksanankan antara bulan  september atau atau oktober  mendatang,

"pelaksanaanya ada perencanaanya mulai dari proses lelang proses hasil,sampai dengan prodak. Setelah prodak jadi kita masuk lelang fisik lagi kan makan waktu lagi. Karena yang kita kerjakan adalah jembatan beton butuh waktu untuk pengerasan,ini membutuhkan waktu sangat panjang. Tapi Dipastikan akan dilaksanakan tahun ini"Jelasnya.

Dan ditahun 2020 tambah mantan kabid Pengairan ini,pihaknya akan merencanakan lagi proses pembangunan tahap II jembatan penghubung antar dua Desa tersebut

"tidak bisa dipastikan kita 2020 dianggarkan. Insyaallah tahun 2020 dapat diselesaikan dan jalan bisa digunakan masyarakat seperti biasa"pungkasnya.

Sementara itu,mewakili masyaramat Kepala Desa kedondong Iwan Rosa mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah daerah khususnya dinas PUPR yang langsung menyikapi keluhan warga terkait kondisi jalan penghubung dua Desa

"saya sangat mengapresiasi kerja cepat dan tanggap apa yang dilakukan oleh dinas PUPR yang langsung dapat menganggarkan pembangunan jembatan tahun 2019. Sekali lagi mewakili masyarakat saya mengucapkan termakasih dan ini juga berkat teman teman media yang mengawal keluhan warga. Dan djika dibutuhkan kami siap akan membantu pembangunanya "ujarnya

Menurut Iwan Rosa jalan tersebut kondisinya sudah sangat memperihatinkan, jika terus dibiarkan ditakutkan   jalan penghubung antar dua desa tersebut bisa lumpuh

" apa lagi jika kondisi gelap,dikawatirkan pengguna jalan akan terperosok jika tidak di beri penerangan si sekitar. Selama ini Untuk meperbaikinya kami menambal lubang lubang dengan menggunakan alat seadanya"tutupnya. (red)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga