Realisasi 1,5 M DD Desa Cilimus Dipertanyakan

Kamis, Juli 04, 2019
Pesawaran (SNC) :  Realisasi Dana Desa, Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, saat ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat setempat.

Dana seniai 1,5 milyar yang digelontorkan oleh pemerintah pusat ini diduga syarat penyimpangan. Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang warga, yang menyebut bahwa dari banyaknya kegiatan mayoritas tidak dilaksanakan sepenuhnya  

"Misalnya dulu saya diberi borongan untuk mengerjakan gorong gorong, hanya senilai 3 juta, "ungkap warga yang tak ingin namanya ditulis, Senin (1/7/2019)

Ia juga mengaku pernah mendapatkan borongan bangunan lain  berupa irigasi plus beronjong tahun 2018 lalu, namun tak pernah mengetahui jumlah anggaran sebenarnya yakni Rp.  144 juta

"Kalau ini saya dikasih borongan Rp.17 juta Itupun matrial dan upah pekerja saya yang nanggung semua, kecuali kawat pak kades sendiri yang beli. jadi saya kerjakan seadanya sesuai dana, kalau semen ya satu sak sesuai perintah pak kades yang penting syarat aja, " katanya
"Kalau saya tau (anggaran) mungkin gak bakalan mau saya, " ujarnya

Saat ini banyaknya bangunan fisik mulai mengalami kerapuhan,  bahkan diantaranya mengalami kerusakan.

"Ya mau gimana lagi saya dikasihnya cuma segitu, . Saya siap bersaksi kalau memang ini diperiksa, Untuk bangunan lain saya rasa sama aja, " ungkapnya
Diketahui selain fisik,  BUMDes desa Cilimus juga diduga mengalami kerugian,  hal ini lantaran jumlah modal yang direalisasikan berbanding terbalik dengan jumlah yang digunakan. 

Begitu juga dengan relisasi honor aparatur desa diduga piktif, pemberdayaan, serta bantuan pengadaan alat alat kantor desa diduga syarat dengan penyimpangan.

 Kepala Desa, Ahmad Yani sendiri mengaku tidak dapat memberi pernyataan banyak soal ini. Seolah tak ingin banyak penjelaskan soal seluruh realisasi anggaran,  ia hanya menyatakan kesiapannya mengembalikan segala kerugian negara 

"Nanti saya tanyakan dulu dengan pelaksana kegiatan, karena semua sudah saya limpahkan ke pelaksana kegiatan," kata Yani 

 "Pokoknya begini kalau memang ada temuan (korupsi anggaran) saya siap mengembalikan kok,  "ucapnya Yani simpel . (red) 

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga