Tambang Batu Ilegal di Sungai Padang Ratu Resahkan Warga

Senin, Juli 01, 2019
Pesawaran (SNC): Maraknya tambang batu ilegal yang mengeruk sepanjang bantaran sungai Way Padang Ratu Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran , membuat ketakutan warga akan terjadinya banjir

Diduga ada sekitar delapan pengusaha penambang batu tanpa mengantongi surat Izin yang beroperasi diwilayah ini

" Kira -kira 10 kilo meter dari Desa cipadang sampai di perbatasan hutan Lindung register 19. Lah itu kan batu batu kalinya bisa abis apalagi banyak bos bos penambang batu. Gak tau juga paling gak ada izin" ujar Parno (59) warga Desa Cipadang Kecamatan GedongTataansaat ditemuin dilokasi sungai Padang Ratu. Senin (1/7/2019).

Dampak dari banyaknya para penambang liar tentu membuat takut warga setempat, hal ini dikarenakan jika terjadi hujan lebat akan mengakibatkan banjir hebat

Saat ini bantaran sungai Padang Ratu sudah mengalami berbagai kerusakan. " Liat aja jarak bibir sungai ini dengan pohon batang karet PTPN sekarang tinggal 1 meter. Ini yang menyebabkan warga khawatir," jelasnya.

Parno beserta warga lainnya berharap kegiatan penambangan batu liar di sungai Way Padang ratu dapat di tertibkan oleh pihak yang berwajib.

" Terlebih lagi ada salah satu oknum aparat desa cipadang yang ikut jadi Bos penambang batu. bukan apa apa mas masa iya kejadian banjir 2016 akan terulang kembali. Bayangin mas rumah rumah warga dan sawah abis di hatam banjir bandang," ungkapnya 

"Dulu ada penambang yang tertangkap, lah kenapa kok ini seolah-olah dibiarkan baik itu pemerintah daerah maupun pihak yang berwajib. Jadi tolong sampaikan keluhan kami ini," ungkapnya kepada media. (red)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga