Pemda, DPRD dan BPS Gelar Konsul Publik Renja 2019

Rabu, Januari 31, 2018
Pesawaran (SNC) : Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran, bersama DPRD dan Badan Pusat Statistik (BPS), membahas rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah tahun 2019 di Gedung Serba Guna (GDG)

Kegiatan dalam rangka konsultasi publik yang dilaksanakan tersebut dihadiri oleh seluruh OPD setempat. Kegiatan tersebut berkaitan penting dengan pembangunan Kabupaten Pesawaran, karena dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan untuk menyepakati rencana kegiatan tahun anggaran yang akan datang

"Ini juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mekanisme perencanaan, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah," kata Sekdakab Kesuma

RKPD Tahun 2019 merupakan dokumen perencanaan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pesawaran 2016-2021, dan merupakan Tahap Penguatan dan momentum yang strategis untuk terus memacu pencapaian target indikator sasaran pembangunan sebagai acuan dalam menyusun program tahun anggaran 2019.

Didalam kerangka besar perencanaan pembangunan jangka menengah, untuk mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat, maka dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2019, pihaknya mengaku akan selalu berkomitmen untuk konsisten dalam melaksanakan Visi, Misi 

"Kabupaten Pesawaran memiliki potensi fisik kewilayahan, berupa pegunungan sampai dengan daerah pesisir pantai yang memberikan keragaman potensi alam. Wilayah yang luas dan ketersediaan lahan memberi peluang untuk dimanfaatkan secara optimal. Demikian juga dengan potensi non fisik berupa sistem religi, sosial dan kegiatan budaya masyarakat yang beragam juga merupakan potensi besar yang layak dikembangkan sebagai kearifan lokal," katanya

Meskipun memiliki potensi yang demikian besar yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan Kesejahteraan masyarakat yang berujung pada peningkatan kualitas hidup, Pesawaran belum memiliki suatu bentuk Rencana Pengembangan yang bersifat holistic, terintegrasi, dan berkelanjutan

 Kabupaten ini menurutnya membutuhkan sebuah rencana untuk menentukan Kebijakan, Strategis, Progam dan Kegiatan pengembangan yang berdasarkan data yang valid. Sekalipun sebagian data sudah tersedia di beberapa OPD, namun data tersebut belum mengggambarkan kondisi Pesawaran saat ini. Data yang dibutuhkan saat ini adalah data terbaru yang mutakhir. 

Pemutakhiran potensi Pesawaran yang akan dilakukan melalui proses pemetaan potensi secara terperinci yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengolahan potensi yang terstruktur, yang kemudian dapat dikembangkan melalui skala prioritas dalam program yang terintegrasi dan berkelanjutan sesuai dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah. 

Pemutakhiran potensi Pesawaran perlu dipersiapkan dengan membuat kajian potensi sumber daya yang terkait dengan investasi, untuk menggali potensi dan meningkatkan potensi berdasarkan prioritas dan kesesuaiannya dengan Rencana Strategis (Renstra) untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan atau dikenal dengan Destinasi Branding.  

"Saya mengharapkan agar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD ini dapat menghasilkan kesepakatan prioritas pembangunan di Kabupaten Pesawaran," ujar Kesuma.  (red) 




Bagikan Berita Melalui

Baca Juga