Adakah Inspektorat Bermain di LHP dan NHP ?, Soal Dugaan Penyimpangan DD Cilimus

Selasa, Agustus 27, 2019
Pesawaran (SNC):  Menanggapi isu berkembang dan keraguan masyarakat tentang kemungkinan Inspektorat bermain dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP) khusus dugaan penyimpangan DD Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan, dijawab oleh Inspektorat Kabupaten Pesawaran

 Irban II Inspektorat Kabupaten Pesawaran, Yuli Hartono, menyakinkan bahwa pihaknya akan patuh dengan segala prosedur yang ada. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut tidak mungkin dilakukan.

 Inspektorat mengaku akan menjalankan tugas pemeriksaan dengan penuh Independen, dan menyebut tidak mungkin  melakukan tindakan yang mengarah pada pembelaan terhadap pihak desa yang dilaporkan, apalagi berkonspirasi denga hasil akhir laporan, dengan mengarahkan temuan berstatus dapat ditoleransi

" Ya enggak lah (memihak desa red). Kalau kita main di LHP dan NHP dimana bermainnya, karena kita memadukan keterangan pelapor dan terlapor," kata Yuli Hartono, Selasa (27/8/2019)

Permainan LHP dan NHP seperti yang dikhawatirkan untuk meringankan penyimpangan di Cilimus, dikatakan tidaklah mungkin dilakukan oleh Inspektorat. 

Memang akunya LHP akan ada perubahan perubahan nantinya, akan tetapi perubahan itu hanya sebatas koreksi keredaksian 

 "Memang nanti (LHP dan NHP) kita ubah-ubah karena ada tim yang ngoreksi, termasuk Inspektur juga mengkoreksi. Tapi yang jelas kita tetap menjaga independensi, dan prosudural," katanya

Ia melanjutkan bahwa LHP dan NHP tersebut akan dibuat setelah pemeriksaan berakhir, tepatnya setelah kepala desa diberikan hak sanggah (pembelaan) dari banyaknya item yang dilaporkan, 

"Kita beri hak dia (kepala desa) untuk kelarifikasi, agar seimbang antara terlapor dan pelapor , nanti kan kita simpulkan kita akan rapat tim artinya keterangan mana yang lebih masuk akal," tandasnya. 

Diketahui, Sebelumnya warga Cilimus telah melaporkan dugaan penyelewengan ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalianda, dan telah memberi tembusan kepada Kejati, serta Satgas Dana Desa Kementrian PDTT, dan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona melalui Inspektorat Kabupaten Pesawaran.(red)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga