Benarkah Desa Cilimus Miliki Perdes Pungutan Sporadik ?

Sabtu, Agustus 10, 2019
Pesawaran (SNC): Kepala Desa Cilimus Kacamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, mengklarifikasi soal pungutan jasa Sporadik yang dilakukan oleh pihak desa selama ini kepada masyarakat

 Klarifikasi ini disampaikan Sekretaris Desa, Taufik Fabrianto. Taufik mengatakan jika pungutan yang dilakukan selama ini sudah memiliki legalitas yang pasti, dengan aturan Perdes nomor 5 yang diterbitkan pihaknya pada Januari 2018 lalu

"Jadi perdes ini disyahkan tanggal 5 Januari 2018. Perdes ini sudah berdasarkan kesepakatan bersama, kita bahas tahun 2018, lalu disyahkan pada tahun 2018 juga," kata dia

Taufik meyakinkan, bahwa Perdes yang diterbitkan tersebut sudah sesuai rujukan peraturan diatasnya dan tidak ada keragu-raguan

Perdes yang dibahas dan ditetapkan dengan tempo yang singkat selama 5 hari tersebut, dilakukan dengan cara mufakat bersama BPD dan LPM serta unsur lainnya

"Kami kalau gak mendesak membuat peraturan desa itu kami takut juga , karena dalam UU dilarang betul itu pungutan sporadik," kata dia

"Ini (Perdes) telah dibahas bersama BPD. Orang BPD udah tandatangan udah nyetempel artinya kan duduk bareng. 
Udah duduk bersama mulai dari pembahasan sampai pengesahan," jelasnya

Taufik melanjutkan, dalam membuat prodak hukumnya ia sendiri yang membuat rancangan, saat itu katanya rancangan tersebut telah disodorkan pada BPD untuk dibahas, kemudian setelah semua menyatakan sepakat Perdes disetujui

Ia juga mengaku jika Perdes yang dibentuk tidak perlu melibatkan Pemda, Hal ini karena diyakini pemda tidak memiliki kewenangan terhadap rancangan Perdes desa, 

Desa menurutnya memiliki kedaulatan sendiri dan  Perdes dikatakan sepenuhnya merupakan hak prerogatif desa 

"Desa punya kedaulatan, PMD gak dilibatkan karena dia hanya bertanya ada apa enggak, inspektorat juga sama, makanya Sporadik ini lebur dengan sendirinya kalau sudah jadi AJB, kalau AJB itu wewenang kecamatan," katanya. (aji)

Begini Perdesnya :





Bagikan Berita Melalui

Baca Juga