Tegal Mas dan Pantai Marita Sari Ringgung Disegel KPK

Selasa, Agustus 06, 2019
Bandar Lampung (SNC): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bersama Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menyegel kawasan wisata Pulau Tegal Mas dan dermaga penyeberangan Pantai Marita Sari Ringgung, Selasa (6/8/2019)

Penyegelan dilakukan menyusul tidak adanya izin kedua pantai . Pantai Marita Sari Ringgung diduga tidak memiliki izi reklamasi, sementara Pulau Tegal, diduga penanggungjawab dari kegiatan di Pulau Tegal yaitu Thomas A Rizka, terindikasi ingin menguasai seluruh pulau dan mengubah Pulau Tegal menjadi kawasan wisata 

Wakil Ketua KPK RI, Saut Situmorang mengatakan, penyegelan ini harus dilakukan untuk menyetop segala kegiatan pelanggaran yang dapat merusak lingkungan hidup, terutama merusak keramba jaring apung-KJA di zona budidaya.

“Penyegelan untuk menyetop semua pelanggaran yang mungkin terjadi di masa depan,” kata Saut Situmorang 


Penyegelan juga dihadiri oleh camat Teluk Pandan, Zulkifli Noeh
Penyegelan dipimpin Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Saut Situmorang bersama tim yang terdiri dari lima petugas KPK, 20 orang dari KLHK dan 20 orang dari KKP,

Saut melanjutkan, kegiatan Pantai Marita Sari Ringgung dan Pulau Tegal Mas merugikan keuangan daerah. Penyegelan sementara tersebut akan berlangsung sampai kedua pengelola pantai memenuhi kewajibannya hingga batas waktu yang ditentukan KPK 

"Jika tidak dipenuhi, penghentian total semua kegiatan akan dilakukan,” tambahnya. (red)

Bagikan Berita Melalui

Baca Juga